30 April 2007

Mangut Welut Santapan Gaya Ndeso

Bau tanah masih terasa dari uap air hujan yang seharian turun dengan lebat mengiringi laju kendaraan kami yang mulai melintas di jalan aspal. Kira-kira setengah jam perjalanan, kami sampai di warung itu. Tidak ada yang menyolok dari warung yang hanya berukuran sekitar 9 meter persegi itu. Kecil dan agak menjorok ke dalam, meskipun persis di pinggir jalan. Hanya ada bolam bening 25 watt sebagai satu-satunya penerangan dan 3 amben lincak (tempat tidur anyaman bambu) kecil untuk duduk. Namun kerumunan pembeli bisa dipakai sebagai penanda jika warung itu memang laris.

Simak
Yuk !!!